Adlina Humaira.Accepting 19.Indonesia.You can tell I'm not sweet.Not even close.

  1.  

    Rasa

    Hari-hari pertama memakai seragam putih-biru, rasanya bangga sekali. Bangga ketika seragam itu dipakai di luar sekolah. Zaman itu masih sangat keren rasanya untuk pergi ke BIP, berseragam dan memakai sandal hotel haha! Mengapa? Aku bersekolah di SMP Negeri yang terkenal akan kepintaran anak-anaknya. Senang rasanya ketika orang-orang melihat seragamku, dan aku tahu, yang ada di pikiran mereka adalah “Wah anak pintar”.

    Apabila aku bertemu dengan sekumpulan anak yang berseragam berbeda, aku cenderung memberi mereka pandangan “Aku tidak pernah dengar nama sekolahmu”. Anak-anak yang aku anggap setara hanya mereka yang sekolahnya persis di sebelah sekolahku.

    Rasa bangga ini meningkat lagi saat aku SMA. Siapa yang tidak kenal sekolahku? Sekolahku ini diyakini berisikan anak-anak terpintar Se-Bandung, ah, Se-Jawa Barat. Lulusannya hanya seperti pindah sekolah ke salah satu institut teknik ternama Indonesia, selalu banyak yang diterima.

    Aku pikir, kami adalah siswa-siswi SMA paling dewasa yang ada di sekitar. Kami tahu kami pintar, tapi lebih dari itu, kami punya kesadaran untuk memperbaiki diri, bertujuan, dan idealisme yang tinggi. Kami tidak seperti kalian yang hanya mementingkan kehidupan percintaan.

    Senang sekali rasanya memakai atribut sekolah, atau barang lainnya yang mengidentifikasikan bahwa aku bersekolah di sana. Coba lihat aku, aku anak pintar bermasa depan cerah!

    Lalu, sekarang aku di sini.

    Aku menyadari, aku tidak sebangga dulu untuk memakai atribut kampusku. Rasanya biasa saja, bahkan cenderung malu.

    Tidak, tidak, jurusan yang aku pilih dikagumi dan banyak diminati. Ya, kampusku cukup terkenal setanah air.

    Rasa itu meluntur, karena sekarang aku bukan berada di ‘si nomor satu’.

    Memang, itu adalah alasan paling kekanak-kanakan yang pernah ada. Tidak ada lagi yang akan mengatakan, “wah hebat sekali kamu, pasti pintar”.

    Pengakuan. Itu adalah hal mendasar yang kubutuhkan. Dan aku mengakui ini.

    Aku bangga dengan bertambah dewasa.

    Mungkin begitu.

    1. bilosphere reblogged this from adlinahumaira and added:
      haha adeeel :’)
    2. badzlinaanindyka reblogged this from adlinahumaira
    3. adlinahumaira posted this